7 Tips Belajar Bisnis Online Ditengah Pandemi Corona (Covid 19)

Saatnya mencari sumber pendapatan untuk keluarga

Saatnya mencari sumber pendapatan untuk keluarga

Berikut ini 7 Tips Belajar Bisnis Online Ditengah Pandemi Corona (Covid 19).

 

Bagaimana cara memulainya? Yuk simak tips berikut:
  1. Cari daftar produk sebanyak-banyaknya
    Disini kamu bisa membuat daftar produk apa saja yang kamu gunakan selama dimasa pandemi corona ini. Misalnya masker, sembako, dan sebagainya. Tulis sebanyak-banyaknya.

  2. Cek peluang pasar dengan tools online yang gratis
    Anda bisa gunakan tools pencarian milik Google seperti Google Keyword Planner, Google Trends atau tools sosial media Audience Insights milik Facebook.

    Sebaiknya Anda membuat akun Google atau Facebook terlebih dahulu untuk menggunakan kemudian login.

    Berikut tampak halaman tools online ini:

    Potensi pencari produk catering diKeyword Planner

    Potensi pencari produk catering diKeyword Planner

    Peluang bisnis Frozen Food cek di Google Trends

    Peluang bisnis Frozen Food cek di Google Trends

    Peminat makanan beku (Frozen Food) dengan Audience Insight Facebook

    Peminat makanan beku (Frozen Food) dengan Audience Insight Facebook

     

  3. List bisnis yang produknya mudah pengiriman & tahan lama penyimpanannya
    Karena era saat ini pembeli online bisa dari berbagai daerah perlu dipikirkan dengan matang kemasan dan proses pengirimannya untuk meminimalisir komplain pelanggan.

    Jangan sampai barang yang dikirim mudah rusak. Selain itu usahakan pilih produk yang berpotensi repeat order.

  4. Cari daftar distributor/ agen
    Jika kamu baru memulai bisnis ada baiknya memulai dengan produk dari orang lain.

    Macam-macam alasan kenapa perlu memulai dengan produk orang lain, diantaranya supaya lebih fokus dalam menjual produk karena tidak direpotkan dengan produksi, packaging/ kemasan.

    Dengan produk orang lain bisa lebih mengoptimalkan promosi Anda.

    Hal ini bisa Anda lakukan menjadi reseller dengan membeli beberapa produk orang lain, tentukan setelah Anda mencobanya dan yakin produknya bagus.

    Atau bisa juga menjadi dropshipper yang tanpa modal membeli produk terlebih dahulu/ tanpa stock produk, jika ada yang memesan tinggal order ke pemilik produk lalu pemilik produk mengirimkan barangnya atas nama Anda sebagai penjualnya (bukan atas nama si pemilik produk).

    Sudah banyak pebisnis online yang menerapkan cara reseller/ dropshipper seperti ini. Anda bisa menemukan mereka para pemilik produk/ produsen di Facebook, Instagram, mesin pencarian Google dan sebagainya.

  5. Mulai hitung profit/ keuntungan yang kamu harapkan
    Jika Anda berbisnis tentu mau untung dong! Nah.. Bila sudah dapat sederet daftar produk dan pemilik produk, selanjutnya Anda tinggal hitung produk mana atau pemilik bisnis yang mana yang lebih banyak memberikan keuntungan buat Anda.

    Terkadang beda bisnis beda juga profit yang kamu dapat. Ada produk yang besar kasih profitnya tapi harganya mahal dan produknya cukup menantang penjualannya.

    Ada yang tidak terlalu besar tapi harganya murah dan dibutuhkan banyak orang. Keputusan ada ditangan Anda sendiri, apalagi jika Anda ada biaya promosi dengan menggunakan iklan.

    Tentunya ada pengeluaran ekstra yang perlu diperhatikan dengan cermat penghitungannya.

  6. Pilih channel jualan online
    Dari hasil riset peluang pasar yang sudah Anda lakukan, bisa ditentukan dan dimulai dari media yang menurut Anda paling mudah memulainya. Anda bisa memulainya dengan menggunakan Instagram, Facebook, Website gratis atau berbayar.

    Jika kesulitan dalam membuat website bisa menggunakan perusahaan jasa pembuatan website untuk membantu Anda dan mengoptimalkan penjualan dengan website.

    Pemilihan channel ini tentunya harus berdasarkan data ya.. Jika calon pembeli Anda sedikit di Instagram lebih baik gunakan media lain untuk memulainya.

    Dan bila sudah menentukan channel penjualannya, untuk dapat hasil lebih cepat sebaiknya Anda beriklan dimedia tersebut.

    Karena dengan beriklan jangkauan calon pembeli Anda bisa didapatkan dalam waktu yang relatif singkat.
    Cara organik di sosial media atau website pun, tetap perlu dijalankan untuk membantu penjualan dan menekan biaya iklan dikemudian hari.

  7. Maintenance database-mu
    Inilah kekuatan bisnis yang sebenarnya. Rawatlah pelanggan Anda dengan baik, jangan sampai kesan pertama yang mengecewakan.

    Dengan memiliki database yang semakin besar, dikemudian hari kemungkinan Anda tidak perlu repot-repot beriklan atau berpromosi kemanapun.

    Apalagi bila produk Anda sangat memungkinkan direpeat order seperti kuliner, fashion dan sebagainya.

Demikian informasi singkat ini, semoga bermanfaat dan memberi inspirasi bagi Anda.
Terima kasih sudah menyempatkan diri membaca artikel tentang 7 Tips Belajar Bisnis Online Ditengah Pandemi Corona (Covid 19) yang singkat ini.
Jika dirasa informasi ini bermanfaat boleh share.

About Admin

error: Content is protected !!